Renungan
Nov25

Kisah Nyata Akibat Membuka Aurat di Facebook (Bahan Renungan)

Saat lagi asyik-asyiknya browsing Facebook untuk cari informasi- informasi yang bermanfaat, ketemu sebuah Kisah Renungan dari Fans Page Facebook.

SUDAH TAHUKAH ANDA ?
Kisah ini mengenai seorang hamba Allah. Dia merupakan seorang wanita yang aktif ber-Facebook.
Dalam Facebooknya mempunyai banyak koleksi foto yang tidak menutup aurat.selepas dia
meninggal dunia, ibunya senantiasa bermimpi, dia merayu kepada ibunya supaya menghapus foto-fotonya yang tidak menutup auratnya di Facebook.

Malangnya tidak ada yang mengetahui password Facebooknya. Jadi, kemungkinan besar, rohnya tidak tenang dengan dosa auratnya yang dibiarkan begitu saja menjadi tatapan umum. Dan ingatlah, azab kita dilihat oleh lelaki bukan mahram adalah dosa yang besar dan dapat membawa ke dalam Api Neraka Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Cerita ini menjadi ikhtiar dan pelajaran buat kita, supaya tidak mengupload gambar kita yang tidak menutup aurat dengan sempurna, kita tahu bila kita akan meninggal. Jadi, tolonglah kalau anda sayang diri anda.

Hapuslah gambar tidak sepatutnya.
Sebuah perngatan sebenarnya untuk kita semua. Mari kita renungkan bersama. Jika pada suatu hari nanti kita meninggal, akun Facebook kita ini hanya kita yang tahu passwordnya. Kecuali ada sebagian orang yang mempercayakan password pada sahabatnya. Dan selepas kita meninggal mungkin orang akan menulis rasa duka cita di dinding kita. Tapi, sadarkah kita? Foto-foto kita akan terus membuat kita tersiksa di dalam kubur.

Apalagi bagi wanita foto yang tidak menutup aurat dan para lelaki akan terus melihat. Walau sudah setahun kita wafat, dosa kita terus meningkat bagaimana?

Pernah berfikir tidak? Leging dan jeans ketat bisakah menyelamatkan kita?
Mungkin kini kita merasa bangga dengan berbagi cerita dengan foto-foto yang cantik dan tampan. Tapi, sepertinya semua itu tidak akan membawa arti.

Semua yang tinggal kenangan bagi teman yang masih hidup. Dan mereka akan segera melupakan teman yang selalu memiliki foto profil cantik atau tampan tersebut.

Maka, tutupilah auratmu sebelum dirimu dikafankan. Jagalah harga diri anda, jagalah kesombongan anda.
Karena, semua yang hidup pasti akan mati.

Persiapkan dirimu untuk mati karena itu perlu.
Dan sekarang sebarkan suara Islam yang benar, inilah penjajahan yang dibawa oleh Globalisasi Dajjalisme.

Sehingga yang WAJIIB ini kita main-mainkan dan dosa ini kita lakukan tanpa RASA APA-APA.
Ingatlah aurat laki-laki yang harus dijaga di antara lutut dan pusar sedangkan madzhab Syafi’i ada keringanan bagi wanita yang bekerja untuk membuka wajah dan kedua
telapak tangannya.
Sadarlah, “Walau Ikhlas atau Tidak Yang Namanya Menutup Aurat Wajib
Dilakukan”.
Jika ikhlas maka berpahala, tetapi jika tidak ikhlas maka sekurang-kurangnya terhindar dari dosa.

Jangan dijadikan ikhlas sebagai alasan untuk menghalalkan yang haram.
Ingat ini, saham dosa kita yang ditatap oleh ribuan orang bahkan lebih dari jutaan yang dengan mudahnya melihat foto kita. Apabila telah sampai masanya, baru penyesalan sudah tidak berguna.
Akhir kalam, semoga roh dia dicucuri rahmat Illahi.

Terlepas benar atau salah cerita di atas, menutup aurat memang menjadi kewajiban bagi setiap umat muslim.
Wallahu A’lam

Sumber: dari Group Facebook
  • SHARE!

Author: 

author

Related Posts