8 Rahasia Jitu Langsing Tanpa Diet

diet sehat

Diet untuk menurunkan bobot tubuh dan membentuknya jadi lebih seksi terkadang sangat menyiksa. Tidak boleh makan ini, makan itu, harus ini, harus itu, semuanya serba dilarang. Tak aneh kalau banyak orang yang bilang diet itu menyiksa.

Namun apakah diet dengan mengurangi porsi makan, menghindari makanan tertentu ini benar-benar tepat sasaran? Sebenarnya, ada kok cara yang lebih mudah dan lebih enak untuk menurunkan berat badan tanpa harus diet. Ini triknya.

1. Katakan “ya” untuk sayuran
Penelitian mengungkapkan bahwa saat ditawari berbagai jenis makanan, maka Anda akan makan lebih banyak. Nah kalau sudah tahu begini, kenapa tak juga melakukannya terhadap sayuran? Gantilah beberapa jenis hidangan berlemak tinggi dalam menu Anda dengan sayuran yang lebih banyak. Pilih beberapa jenis sayuran hijau (lebih dari satu) dan Anda akan tetap merasa kenyang dan puas, tetapi mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.

2. Makan perlahan
Jangan merasa kesal kalau teman Anda makan dalam waktu yang lama. Sebenarnya cara makan inilah yang harusnya dilakukan untuk mendapatkan bobot tubuh yang ideal. Ambil jeda dari kecepatan makan Anda. Kunyah makanan perlahan-lahan dan sadarilah setiap gigitan yang Anda makan. Makan terlalu cepat malah akan membuat Anda makan lebih banyak daripada saat makan perlahan.

3. Konsumsi biji-bijian
Beras merah, barley, dan gandum seharusnya bisa menjadi sahabat perut. Kandungan serat yang tinggi akan membantu Anda untuk merasa lebih cepat kenyang.

4. Fokus pada target
Apakah Anda punya celana jins favorit yang kini sudah tak muat lagi dipakai karena bobot tubuh yang melonjak? Dibanding angka timbangan, benda-benda ini lebih cocok dijadikan motivasi untuk menurunkan berat badan.

5. Bawa bekal
Tak ada salahnya, loh, membawa bekal makanan dari rumah. Selain bisa menghemat pengeluaran, Anda juga bisa hidup lebih sehat dan menjamin kebersihan makanan yang disantap. Tak perlu makanan yang terlalu ribet jika Anda tak sempat memasaknya, potongan buah dalam boks, roti, atau yoghurt rendah lemak juga bisa jadi teman ngemil di kantor.

6. Minum teh hijau
Beberapa studi menunjukkan bahwa teh hijau bisa meningkatkan kemampuan tubuh untuk membakar kalori lebih banyak. Hal ini disinyalir karena kandungan catechin yang tinggi.

7. Jalan kaki
Oke, Anda tak harus jadi pejalan kaki maraton atau pelari maraton yang kuat untuk membakar kalori lebih banyak. Namun, penelitian menunjukkan bahwa berjalan selama 20 menit sehari bisa membantu membakar 100 kalori lebih dari biasanya.

8. Makan di piring yang lebih kecil
Semakin besar ukuran piring biasanya jumlah makanan yang diambil jadi lebih banyak. Lantas mengapa tak berpikir sebaliknya? Ambil makanan dalam ukuran piring yang kecil. Cara ini akan membantu Anda untuk berpikir bahwa Anda makan dengan normal, padahal sebenarnya Anda baru saja mengurangi 100-200 kalori dalam makanan.

Sebaiknya Anda Tidak Percaya 8 Tips Diet Ini

Diet

Kita memang tak bisa memercayai semua hal yang dibaca. Meski begitu, tetap saja kita takut mengonsumsi kuning telur karena tak mau kolesterol naik atau takut makan malam di atas pukul 08.00 malam.

Coba kita lihat apa saja tips diet yang sebenarnya sudah usang dan mana fakta yang benar.

1. Lemak membuat gemuk
Sebenarnya ini tergantung jenis lemaknya. Lemak di keripik, cookies, dan makanan yang berminyak memang dapat meningkatkan kolesterol. Namun, lemak baik, seperti kacang-kacangan, avokad, dan salmon, justru melindungi jantung dan menyehatkan. Selain itu, jika dipadankan dengan pola makan yang sehat, maka lemak baik justru sangat dianjurkan.

2. Berhenti ngemil biar langsing
Justru makan dalam porsi kecil tetapi sering adalah cara yang efektif untuk mengatasi lapar dan memudahkan kita mengontrol porsi makan. Ngemil asupan sehat seperti buah, yoghurt, atau kacang-kacangan akan membantu kita tetap berenergi sepanjang hari.

3. Pantang karbohidrat
Konsumsi karbohidrat seperti roti putih dan nasi putih memang bisa menyebabkan kegemukan. Namun, karbohidrat yang berasal dari sumber nabati, seperti biji-bijian utuh, sayur, dan buah, akan menyehatkan.

4. Perbanyak protein
Sayangnya memperbanyak protein bukanlah kunci untuk mendapatkan penurunan berat badan yang sehat. Mengapa? Tubuh membutuhkan tiga makronutrien, yakni protein, karbohidrat, dan lemak. Sangat tidak dianjurkan jika hanya fokus pada protein.

“Anda bukan saja menjadi kekurangan serat dan antioksidan lain yang terdapat dalam karbohidrat sehat dan sayuran, tetapi juga berisiko mengonsumsi kelebihan lemak akibat terlalu banyak makan daging. Ini akan menyebabkan kolesterol dan trigliserida naik,” kata Rania Batayneh, ahli nutrisi dan penulis buku The One One One Diet.

5. Olahraga dengan perut kosong
Berolahraga dengan atau tanpa perut kosong tidak berpengaruh banyak pada pembakaran kalori. Namun, menghindari makan sebelum berolahraga akan menyebabkan kekuatan otot berkurang. Hindari juga mengonsumsi sport drink karena mengandung zat-zat tambahan yang buruk.

6. Boleh “libur” di akhir pekan
Kebanyakan orang yang menerapkan diet akan menyisihkan satu atau dua hari di akhir pekan akan untuk libur diet dan membebaskan diri makan apa saja. Padahal, hal ini akan mengurangi konsistensi dan berakibat pada berat badan naik turun.

7. Makan sesedikit mungkin
Jika kita mengurangi asupan kalori seminimal mungkin, maka tubuh akan bertindak seperti ketika kita kelaparan sehingga metabolisme melambat. Jika ingin mengurangi kalori, maka gantilah jenis asupan dengan sayur atau buah dan tingkatkan intensitas olahraga.

8. Melewatkan sarapan
Kebiasaan ini justru akan membuat kita makan berlebihan saat makan siang dan malam. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang sukses menurunkan berat badan adalah mereka yang tak pernah melewatkan sarapan. Namun, sebaiknya konsumsi lebih banyak protein saat sarapan.