Tips Kesehatan – Hindari Mengemas Makanan Dengan Kantong Kresek

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan kantong plastik kresek, terutama yang berwarna hitam tidak layak untuk digunakan mengemas makanan siap santap namun seringkali pedagang kaki lima menggunakannya untuk membungkus makanan seperti bakso, mie atau gorengan.

“Kantong kresek terutama yang hitam adalah plastik daur ulang. Ini berbahaya karena riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui dan dalam proses pembuatannya sering ditambahkan bahan tambahan seperti antioksidan atau pewarna,” papar Direktur Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mustofa dalam media briefing di Jakarta, Rabu.

Karena merupakan produk daur ulang, riwayat penggunaan sebelumnya yang dapat berupa apa saja, termasuk sebagai bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan/manusia maupun limbah logam berat.

Penambahan bahan lain seperti pewarna menambahkan resiko berbahaya penggunaan kantong kresek yang juga memiliki bahaya mengandung bahan karsinogenik atau pemicu kanker yang terlepas jika dipanaskan.

Untuk menghindari resiko, Mustofa menyarankan untuk tidak menggunakan kantong kresek untuk membungkus makanan, atau tidak menggunakan kresek untuk kontak langsung dengan makanan.

Selain plastik kresek, Mustofa juga menyoroti penggunaan kertas bekas sebagai bungkus makanan seperti gorengan. “Tidak semua kertas layak sebagai kemasan pangan, terutama kertas koran dan majalah, yang malah sering digunakan,” katanya.

Tinta yang digunakan untuk mencetak koran dan majalah dapat mengandung Pb atau logam timbal yang berbahaya karena dapat berpindah ke pangan dan masuk ke dalam tubuh manusia, selain itu bahaya juga ditimbulkan oleh pewarna koran/majalah yang disebut ITx.

Berdasarkan SK Kepala Badan POM tentang Bahan Kemasan Pangan No. HK.00.05.55..6497, plastik pembungkus bahan pangan dibedakan menjadi tujuh jenis dan penggunaannya harus disesuaikan dengan bahan pangan yang akan dikemas.

Ada tujuh jenis plastik yang diizinkan sebagai kemasan bahan pangan yaitu polyethylene terephthalate (PET), high density polyethylene (HDPE), polyvinyl chloride (PVC), low density polyethylene (LDPE), poli propilen, polistiren dan plastik lainnya.

BPOM dikatakan Mustofa melakukan pengawasan bagi penggunaan bahan plastik yang tidak sesuai peruntukannya melalui 31 Balai POM di berbagai provinsi. “Saat ini kita berupaya mencocokkan apakah standar yang telah ditetapkan cocok dengan kondisi di lapangan.

Sumber: vemale.com

7 Tips Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa

bau mulut
Selama menjalankan ibadah puasa, masalah bau mulut seringkali menimbulkan ketidaknyamanan. Masalah yang kerap terjadi menjadi hambatan dalam pergaulan dan membuat minder. Saat berpuasa, produksi air liur dalam mulut dan dalam saluran pencernaan berkurang sehingga menjadi lebih kering. Akibatnya timbul halitosis atau bau mulut.

Bau mulut juga dapat disebabkan penyakit sistemis seperti liver, lambung, saluran pernapasan serta ginjal akut. Sedangkan penyakit gigi dan mulut penyebab napas tak segar di antaranya gigi berlubang, radang gusi, gingivitis karena karang gigi, dan periodontitis.

Sebenarnya bau mulut saat menjalankan puasa tak perlu dirisaukan. Simak beberapa tips sederhana mencegah bau mulut selama puasa, seperti dikutip dari holisticcare-dentalclinic.

1. Menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menggosok gigi dan lidah secara benar. Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi. Jika menggunakan cairan kumur, jangan memakai cairan dengan kandungan alkohol di atas 25 persen karena memicu risiko kanker rongga mulut.

2. Periksa ke dokter gigi Anda minimal enam bulan sekali. Bila ada waktu, lakukan spa gigi dua kali dalam sebulan untuk menjaga kesehatan gigi.

3. Hindari rokok dan alkohol karena berefek memperburuk status kebersihan mulut yang memicu terjadinya gingivitis dan periodontitis. Alkohol mengurangi produksi air liur yang akan memperparah bau mulut.

4. Perbanyak konsumsi buah-buahan pengusir bau mulut seperti apel, bengkuang dan wortel. Teh hijau mengandung bahan aktif catechin yang dapat menghilangkan plak, menurunkan kadar gula, dan membunuh bakteri penyebab bau mulut. Minumlah 2-5 cangkir teh hijau sehari.

5. Keju yang rendah karbohidrat, tinggi kalsium dan mengandung fosfat, dapat memperkuat email gigi, meningkatkan produksi air liur dan mengurangi pertumbuhan karang gigi.

6. Perbanyak konsumsi air putih minimal satu liter atau delapan gelas sehari selama berbuka hingga sahur. Ini untuk menjaga keseimbangan air dalam tubuh.

7. Asup makanan probiotik seperti yogurt yang memelihara pencernaan dan menghambat bau mulut.

Cara Paling Ampuh Menghilangkan Jerawat Pada Wajah

Punya masalah dengan jerawat? Kesal dengan jerawat yang tak kunjung hilang? Atau kamu tipe orang yang penuh jerawat di muka? Oke tak apa, jangan khawatir. Dulu saya juga tipe orang yang berjerawat, nggak banyak sih tapi sempat merepotkan saya. Secara fisik, jerawat memang bukan penyakit yang mematikan, tapi secara mental jerawat sangat ampuh membuat kita tidak percaya diri. Semakin dipencet / dipegang, maka jerawat di wajah saya semakin banyak. Tapi akhirnya saya menggunakan Cara ampuh menghilangkan jerawat dan Alhamdulillah jerawat di wajah saya semakin hari semakin berkurang dan akhirnya lenyap dari wajah saya.

Tapi hilangnya jerawat (sembuh) tak serta merta membuat bekas jerawat yang hitam itu juga hilang (bekas jerawat akibat dipencet/dipecah). Jika tidak diobati, perlu waktu yang panjang agar flek-flek hitam bekas jerawat hilang dengan sendirinya. Tapi ada cara supaya bekas jerawat bisa hilang dengan cepat. Cara menghilangkan bekas jerawat ini lebih mengarah pada penggunaan obat alami dan tidak berefek negatif terhadap wajah seperti obat kimia pada umumnya (jika tidak cocok).

Sudah siap menggunakan cara ampuh menghilangkan bekas jerawat supaya kulit wajah bersih dan halus seperti sediakala? Ikuti petunjuk cara menghilangkan bekas jerawat berikut:

Cara menghilangkan bekas jerawat dengan Tomat
Tomat berkhasiat untuk menghilangkan bekas jerawat, selain dipakai sebagai meperkaya cita rasa masakan. Cara meracik tomat agar jadi obat menghilangkan bekas jerawat tidaklah terlalu sulit. Cukup di iris-iris kemudian tempelkan pada bekas jerawat. Cara simpel ini cukup manjur untuk menghilangkan bekas jerawat yang membandel.

Cara menghilangkan bekas jerawat menggunakan madu dicampur putih telur.
Jika tidak ada tomat, madu dan putih telur juga berkhasiat dapat menghilangkan bekas jerawat. Cara menghilangkan bekas jerawat dengan madu dan putih telur juga tidak terlalu sulit. Cukup mencampurkan putih telur dan madu, aduk hingga merata dan sapukan ke bagian bekas jerawat.

Cara menghilangkan bekas jerawat menggunakan bawang merah.
Ternyata rempah-rempah satu ini juga amat manjur dipakai untuk menghilangkan jerawat serta mudah didapatkan. Ambil bawang merah secukupnya, parut hingga lumat dan oleskan ke area tempat bekas jerawat.

Cara Menghilangkan bekas jerawat pakai madu.
Sediakan madu secukupnya kemudian sapukan ke bagian wajah tempat bekas jerawat. Diamkan beberapa saat sambil di pijat dengan lembut. Setelah itu basuh muda dengan air bersih. Ingat, gunakan madu asli jangan madu tiruan.

Cara menghapus bekas jerawat dengan ampas teh.
Selesai membuat segelas teh, usahakan ampas teh tersebut jangan dibuang. Karena bekas ampas teh juga bisa digunakan untuk menghilangkan jerawat. Tempelkan ampas teh tersebut ke bagian bekas jerawat.

Minyak Zaitun sebagai obat alami menghilangkan bekas jerawat
Khasiat minyak zaitun sangat banyak, salah satunya berkhasiat menghilangkan bekas jerawat. Pakai secara teratur supaya manjur, karena selain bisa menghilangkan bekas jerawat juga bisa mengempeskan bengkak bekas jerawat.
sumber